SINOPSIS My Only One Episode 14 PART 1
SINOPSIS My Only One Episode 14 BAGIAN 1
Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER
EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 13 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 14 Part 2
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER
EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 13 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 14 Part 2
Da Ya langsung menghampiri Yi Ryook yang telah menunggunya ditaman. Da Ya mengadukan semua perasaannya ke Yi Ryook. Begitupun Yi Ryook yang telah mendengar kajadian yang menimpa Da Ya, ia berusaha untuk memahami perasaan pacarnya tersebut.
“Yi Ryook saat kita punya bayi nanti, tolong berikan kasih sayang yang cukup untuknya. Jangan sepertiku yangg tidak bisa merasakan kasih sayang seorang ayah.” Ucap Da ya sambil memeluk Yi Ryook erat.
Kali ini Dae Ryook berganti posisi dengan Do Ran, sebelumnya Do Ran yang mencampakkannya namun sekarang malah Dae Ryook yang mencampakkan Do Ran.
Ketika Do Ran menjawab panggilan Dae Ryook, ia malah membatalkannya karena yang ia panggill buka Do Ran tetapi sekretaris Hong. “Aku memanggil sekretaris Hong, jadi kenapa kamu yang menjawabnya?” ujar Dae Ryook.
“Sekretaris Hong sedang mengantarkan pimpinan menghadiri seminar, ia pergi bersama sekretaris Yang juga. Ada yang dibutuhkan?” tanya Do Ran. “Lupakan saja.” Jawab Dae Ryook singkat.
Sangat tidak biasa Dae Ryook membuat kopi sendiri, biasanya dia menyuruh Do Ran untuk membuatkannya. Namun, hari itu ia hendak membuatnya sendiri.
Mendengar hal demikian Do Ran mencegatnya dan menawarkan untuk dirinya saja yang membuatkannya. “Kamu terlalu sering mencerewetiku, jadi aku takut memberimu tugas. Jadi aku akan membuatnya sendiri.” Ujar Dae Ryok dan berlalu pergi ke dapur kantor.
Do Ran hendak mengambil alih tugasnya yang dilakukan Dae Ryook, namun dia tak sengaja memegang tangan Dae Ryook,”Kenapa kamu menyentuh tanganku? Waktu itu bibirku, sekarang tanganku?” ujar Dae Ryook.
Kemudian Do Ran berusaha menjelaskan alasannya demikian, sedangkan Dae Ryook sendiri hanya berkata kalau dirinya hanyalah korban dan ia berlalu pergi dan menyuruh Do Ran untuk melanjutkan seduhan kopinya.
Sedangkan itu, Dae Ryook merasa sangat puas karena terus menggoda Do Ran sampai ia begitu salah tingkah.
Do Ran mengantarkan kopi Dae Ryook dengan muka menyimpan amarah karena Dae Ryook mengatakan dirinya adalah korban dan seolah-olah Do Ran lah yang menyosor bibirnya lebih dulu.
Dae Ryook malah membalikkan situasinya. Kali ini dia yang tidak mau Do Ran membahas hal demikian dan mengaku kalau dirinya mengalami trauma atas kejadian tersebut.
“Maaf, aku ada rapat hari ini.” Ujar Dae Ryook seraya pergi meninggalkan Do Ran.
Do Ran yang belum selesai dengan penjelasannya merasa sangat kesal dan berusaha mengejar Dae Ryook yang sudah pergi, namun ia tidak menemukannya.
Sedangkan itu Dae Ryook yang telah pergi merasa geli dengan dirinya sendiri mengapa dia terus saja menggoda Do Ran.
“Dia sudah kesal dan aku memperburuknya.” Ucap Dae Ryook.
Sedangkan itu, ditempat tinggal Yang Ja, ia masih merasa Syok dan iapun tidak mempunyai nafsu makan, Mi Ran yang melihat ibunya begitu turut prihatin pula.
Sebuah panggilan dari seorang rentenir sontak langsung mengagetkannya. Yang Ja memang sedang dihantui oleh para rentenir yang menagih hutangnya.
“Ibu membeli dua toko, dan ibu meminjamnya kepada rentenir itu. Astaga ibu rasa ibu kerasukan.” Ujar Yang Ja frustasi.
“Ibu harusnya menyewa satu toko saja. Meminjam dari rentenir itu berbahaya. Kenapa ibu tidak memberi tahuku?” ujar Mi Ran kesal karena ibunya bertindak tanpa sepengetahuannya.
Ibunya menjelaskan kepada Mi Ran alasan mengapa dirinya menyewa dua toko. Yang Ja awalnya berencana untuk membayar satu tokonya lagi dengan deposit yang ia miliki namun tak disangka ia menjadi korban penipuan.
Seorang pria dari luar rumah mereka tiba-tiba mengagetkannya karena memanggil nama Yang Ja dengan berteriak geram.
Suara pecahan kaca mulai terdengar karena Yang Ja yang tak kunjung keluar dari rumahnya. “Cepat keluar! Haruskah aku merusak ini semua.!” Ujara pria di luar sana.
Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER
EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 13 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 14 Part 2
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER
EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 13 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 14 Part 2